Tipe-tipe Travelmate yang Saya Miliki

Foto credit by Heny

Punya travelmate atau teman dalam perjalanan beda-beda tipenya dari yang cenderung suka ke pantai, gunung, keliling kota, sejarah & budaya sampai kuliner. Suatu keberuntungan bagi saya bisa mengenal perbedaan dari tipe-tipe mereka, dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang tahu sedikit menjadi tahu lebih banyak. Dan berikut adalah tipe-tipe travelmate yang saya miliki.

Foto credit by Heny

1. Tipe Penyuka Pantai

Beberapa dari teman saya senang berlibur ke pantai karena menurut mereka pantai lebih simple, dari barang bawaan yang harus di persiapkan saja tidak terlalu banyak terkecuali mereka membawa peralatan untuk menyelam. Selain itu mereka  tidak mengeluarkan energy & effort yang banyak untuk sampai ke sana. Di pantai mereka bisa melihat keindahan bawah laut, bermain air atau hanya sekedar duduk berjemur sambil menikmati angin laut. Mereka tidak takut kulit mereka akan menjadi hitam justru bagi mereka kulit hitam itu exotic.
Foto credit by Iday
2. Tipe Penyuka Gunung

Salut untuk beberapa teman saya yang suka pergi naik gunung, mereka rela untuk membawa carriel yang ada di pundak mereka. Entah berapa kilogram beratnya carriel yang mereka bawa tapi mereka merasa tidak terbebani. Bagi mereka puncak bukan lah tujuan utama, gunung mengajarkan mereka untuk bisa lebih menghargai & menjaga alam semesta, mereka dapat menyatu dengan alam & menjadi diri sendiri.

Bagi mereka gunung seperti rumah ke dua, ada juga yang bilang gunung adalah surga ketiga setelah surga di atas langit & rumah. Terkadang ketika mereka bosan dengan hiruk pikuk perkotaan mereka pergi ke gunung hanya untuk menikmati secangkir kopi di ketinggian sambil melepas rindu.



3. Penyuka Sejarah & Budaya

Hanya ada sedikit teman yang meyukai wisata sejarah & budaya, mungkin untuk beberapa orang tidak menyukai wisata sejarah karena membosankan. Seperti salah seorang teman yang tidak menyukai wisata ini, dia berkata " apa yang bisa di lihat kalau hanya kuburan saja ".

Bagi teman penyuka sejarah & budaya tempat-tempat seperti candi, museum, benteng, kuburan atau desa yang memiliki culture yang unik bisa membuat mereka penasaran. Mereka ingin datang langsung melihat sisa-sisa peninggalan sejarah di masa lalu. Mereka ingin tahu lebih banyak lagi tentang budaya & kearifan penduduk lokal, ada kepuasan batin tersendiri jika sudah melakukannya.

Foto ( http://anekatempatwisata.com/wisata-jogja-jalan-malioboro/# )
 4. Penyuka Keliling Kota / City Tour

Ada juga beberapa teman yang suka melakukan city tour atau keliling kota, mereka ingin tahu setiap sudut kota, icon / ciri khas kota, bahasa dan kebiasaan penduduk kota tersebut. Mereka senang bisa melihat kota yang baru mereka kunjungi, mereka senang mencoba hal-hal yang unik seperti alat transportasi yang tidak mereka temui di kota sendiri. Tidak hanya itu saja mereka senang bisa bertemu orang-orang baru yang berbeda suku juga bahasa.

Foto ( http://jogjatrip.com/id/category/wisata-kuliner )

 5. Penyuka Kuliner

Terkadang jarak bukan menjadi halangan untuk mencoba kuliner baru bagi teman-teman yang menyukai wisata kuliner. Ketika mereka berkunjung ke salah satu kota yang baru mereka kunjungi pasti mereka mencoba semua makanan khas kota tersebut. Kalau bisa jangan sampai ada yang terlewatkan & mereka tidak takut menjadi gemuk. Tidak perlu keluar kota untuk mencoba kuliner baru, jika ada tempat baru yang sedang ramai di perbincangkan mereka pasti dengan cepat mencari tempat kuliner baru tersebut. 


Itu lah beberapa tipe travelmate yang saya miliki, semuanya seru & menyenangkan untuk di ajak jalan. Tidak menutup kemungkinan bagi mereka untuk mencoba hal yang baru. Untuk saya pribadi saya menyukai semuanya, mungkin saya harus belajar untuk mendaki gunung. Selama ini saya baru belajar mencoba gunung yang ketinggiannya di bawah 3.000 mdpl, ada keinginan untuk mencoba mendaki gunung Rinjani semoga dilain waktu saya bisa kesana bersama teman-teman.

Mungkin kebanyakan di antara kita ada yang cenderung suka ke pantai, gunung atau city tour. Coba lah untuk berlibur dengan sesuatu hal yang baru, seperti melihat tradisi penguburan suku di Tana Toraja atau melihat langsung suku Baduy yang menolak modernisasi. Akan banyak pengetahuan & wawasan baru yang kita dapat.




Comments

Popular posts from this blog

Backpacker ke Nusa Penida Bali

Kini Akses Menuju Geopark Ciletuh Lebih Mudah dan Cepat Melalui Jalur Loji

Kemping Ceria di Hutan Pinus Loji Bogor