Backpacker ke Nusa Penida Bali

Broken Beach
Bermodalkan tiket promo Maskapai Air Asia dengan harga tiket Rp. 375.000,- Pulang Pergi akhirnya Saya, Agung, Deli & Toni berangkat juga ke Bali. Kali ini kami akan backpackeran mengeksplore Nusa Penida, Ceningan, Lembongan & Ubud. Bagi Agung ini kali ketiganya dia berkunjungan ke Nusa Penida dan Ceningan Lembongan. Bagi saya ini kali kedua saya ke Bali, sebelumnya di tahun 2010 saya ke Bali bersama adik perempuan saya. 
Bye Jakarta
Kami berangkat pada hari Rabu tanggal 12 April 2017 penerbangan malam, Saya, Agung & Deli berangkat duluan  sedangkan Toni berangkat di Jam setelah kami karena dia harus kerja. Kali ini saya tidak usah repot menyusun itinerary karena itinerary dan budget sudah disusun rapih oleh Agung. Karena dia sudah tiga kali berkunjung ke Penida. Untuk penginapan kami bagi tugas untuk cari dan booking via online. Dan seperti biasa kami sharing cost, dengan estimasi budget 2 juta/ orang. 

Sebelum menyebrang ke Penida kami mengumpulkan uang masing - masing 1 juta dan semua di kumpulkan di saya sebagai bendahara. Jadi semua pengeluaran akan di catat, kalau uangnya kurang kami akan mengumpulkan uang lagi. Di akhir tulisan perjalanan kami nanti selama di Bali saya akan share semua biaya yang kami keluarkan tentunya dengan budget backpacker.

Motor yg kami pakai selama di Penida (foto credit : Deli)
Penginapan di Penida, Murah tapi gak murahan
Kamis tanggal 13 April 2017 hari pertama kami menyebrang dari pelabuhan Sanur menuju Nusa Penida. Kami menggunakan fast boat dengan harga tiket Rp. 100.000,-/orang dengan waktu tempuh kurang dari 1 jam. Sampai di Pelabuhan Penida kami sudah dijemput oleh Mas Dayat. Mas Dayat sudah standbye dengan sepeda motor yang akan kami sewa selama 2 hari. Saya dapat rekomendasi dari teman yang sebelumnya menggunakan jasa Mas Dayat. Penginapan di Penida saya booking dari Mas Dayat langsung karena saya lihat di Instagramnya @dayat_nusapenida ada penginapan yang murah tapi gak murahan. Harga permalamnya Rp.450.000,- untuk 4 orang plus breakfast dan untuk motor Rp. 75.000,-/hari. 

Untuk teman - teman yang mau ke Nusa Penida bisa contact langsung ke beliau di 081805368682. Selain sewa motor, penginapan dan snorkling beliau juga bisa jadi guide. Atau untuk teman - teman yang mau naik motor tapi tidak bisa mengendarai motor Mas Dayat juga bisa menyediakan jasa driver + guide. Mas Dayat langsung mengantarkan kami ke Penginapan di daerah Toyapakeh tidak jauh dari Pelabuhan dan disini katanya adalah kampung muslim. Mesjid hanya ada disini bahkan katanya orang yang tinggal di Ceningan juga Lembongan kalau mau shalat jumat harus kesini.
Chystal Bay
Spot pertama kami adalah Crystal Bay, jaraknya tidak terlalu jauh dari Toyapakeh. Di tengah laut ada banyak kapal - kapal untuk orang yang akan snorkling. Di itinerary kami Agung tulis kalau kami bisa berenang sambil snorkling di pinggir pantai tapi melihat ombaknya lumayan kencang kami mengurungkan niat kami. Snorklingnya nanti saja di hari terakhir sambil hopping island. Crystal Bay masih sepi tempat ini cocok untuk traveler yang ingin bersantai santai menikmati suasana pinggir pantai. 
Menu makanannya (foto credit : Deli)

Sebelum melanjutkan perjalanan ke spot berikutnya kami cari tempat untuk makan yang ada wifi nya soalnya disini jaringan internet sedikit susah. Maklum lah kami tergolong traveler eksis. Tidak afdol rasanya kalau jalan - jalan nggak update foto liburan hehehe ...
ketemu sapi melulu
Wow perjalanan dari Crystal Bay ke Broken Beach lumayan off road dan jauh. Pastikan kalau mau sewa motor, kondisi motornya bagus dan yang bawa motornya benar benar sudah jago. Dalam perjalanan saya perhatikan dari satu Banjar ( Desa ) ke Banjar lainnya jaraknya lumayan berjauhan. Kiri kanan masih pepohonan dan jalanannya juga kecil, pastikan untuk tidak kemalaman ketika akan mengeksplore. 
Broken Beach
Akhirnya kami sampai juga di Broken Beach atau nama lainnya Pasih Uug. Pantai dengan view yang keren dan jadi icon dari Nusa Penida. Warna air laut yang biru bercampur hijau tosca menambah keindahan Broken Beach, jika dilihat kebawah warna air lautnya bening. Tidak jauh dari situ ada spot menarik lainnya yaitu Angel Billabong yang seperti kolam pribadi.
Angel Billabong
Sayang ketika kami kesini sudah kesiangan air laut dan ombak nya sudah naik. Jadi kami tidak bisa turun dan berenang, untuk traveler yang mau kesini jangan coba - coba untuk turun jika air laut sudah naik dan pasang karena sangat berbahaya. Ada banyak korban jiwa karena kelalaian mereka yang mengabaikan larangan dan nekad. Untung lah disini sudah ada penjaga nya jadi bisa melarang orang - orang yang nekad untuk turun. Karena kami tidak diperbolehkan berenang jadi kami pindah ke spot berikutnya.

Dalam perjalanan menuju parkiran saya sempat dikejutkan oleh seekor ular yang muncul dari semak belukar. Oh yah untuk kalian yang kesini dengan bersepedah motor jangan meninggalkan barang di motor karena dikawatirkan hilang. Seperti pengalaman kami kemarin meninggalkan cemilan dan air minum yang baru di beli langsung hilang. Untung lah yang hilang cuma cemilan dan minuman tapi malah jadi lucu karena yang dicuri bukan barang berharga.

spot untuk foto di kelingking beach
Spot menarik lainnya adalah Kelingking Beach, jaraknya kurang lebih 30 menit dari Broken Beach. Bokong dan punggung saya sudah mulai terasa pegal, terutama bagian bokong yang terasa sakit karena seharian duduk dimotor dengan jalan yang off road. Di depan warung  ada pohon yang sudah kering dan biasanya dijadikan spot untuk pengunjung foto - foto.
Kelingking Beach
Dari warung kami tinggal turun sedikit kebawah, disana ada Pura dan di depannya adalah tempat dimana orang - orang biasa berfoto dengan view Kelingking Beach. Kelingking Beach mirip dengan pantai tempat syuting nya drama korea Decendants of the sun (DOTS) yang ada di Yunani. Nggak kalah keren kan pantai di Indonesia dengan pantai yang ada di luar sana. Agung dan Toni turun ke bawah pantai sedangkan Saya dan Deli memilih untuk menunggu di warung karena melihat trek nya yang lumayan jauh ke bawah ditambah panasnya matahari yang menyengat ke kulit. 

Buat teman - teman yang mau kesini jangan lupa mampir ke warung yang ada dibawah karena yang jualan nenek yang sudah lumayan sangat tua. Ketika saya mau naik ke Warung atas si Nenek memanggil kami untuk mampir di warungnya karena warungnya sepi dibandingkan warung yang ada diatas. Saya dan Deli akhirnya membeli minuman dingin di warung si nenek, si nenek kurang mengerti bahasa Indonesia untung lah disana ada Bapak asli orang sana yang membantu menterjamahkan. 

Setelah lebih dari 1 jam Agung dan Toni muncul dengan muka yang merah dan ngos ngosan kecapaian. Mereka langsung duduk dan untuk ngomong saja susah karena ngos - ngosan. Toni sampai minta tolong untuk diambilkan pisang karena sudah nggak kuat berdiri. Mereka langsung makan pisang untuk menambah tenaga untung lah saya tidak ikut turun kebawah melihat mereka yang notabene cowok saja sudah begitu apalagi Saya dan Deli.

Setelah istirahat dan mengumpulkan tenaga kami langsung melanjutkan perjalanan ke spot terakhir yaitu Peguyangan. Untuk spot terakhir kami semua masih blank, Agung pun belum pernah kesana. Dia penasaran sama tempatnya, katanya sih ini mata air dipinggir tebing dengan view bawahnya langsung laut. Karena ini kali pertama jadi kami bulak balik menanyakan ke penduduk sekitar, hari sudah mulai sore saya sedikit ragu bisa sampai melihat dari tadi kami belum sampai dan menemukan tempatnya. Saya sempat bertanya ke Agung 
" Gung lo yakin masih mau lanjut ? ini uda sore loh"
" 15 menit lagi kita belum ketemu tempatnya kita balik aja "
Akhirnya kami melanjutkan perjalanan dan akhirnya tempat nya ketemu.

Pukul 17.30 WITA Kami sampai diparkiran motor dari depan Pura kami harus menuruni tangga yang terbuat dari besi. Tangganya kecil - kecil dan curam, ketika kami lihat kebawah woww langsung jurang. Saya tidak menemukan ujung dari tangga ini, dalam hati saya mulai kuatir. Berapa lama kami bisa sampai di mata airnya, bagaimana kalau sudah malam dan gelap tak satupun dari kami yang membawa head lamp. Kepala saya mulai pusing karena melihat dibawah tangga langsung jurang jadi kami melipir tebing. Menurut saya ini kurang safety, saya kuatir kalau terjadi longsor atau tangganya rapuh. 

Agung bertanya apakah masih mau melanjutkan perjalanan ? Saya bilang masih jauh nggak Gung jangan sampai kemalaman, saya lupa untuk browsing tempat dan treknya seperti apa. Toni bilang kita sudah separuh jalan kalau naik lagi keatas sayang. Tidak lama kami bertemu dengan bule - bule, mereka bilang lumayan masih agak jauh. Saya bilang ke Agung kayanya mereka pengunjung terakhir Gung dari bawah, kalau kita mau lanjut masih gambling karena belum tau ujungnya. Mau foto juga matahari sudah redup mumpung masih terang kita balik lagi aja keatas. Akhirnya Agung dan Toni setuju untuk segera naik lagi keatas. Paha saya sudah gemetaran karena banyaknya anak tangga ditambah seramnya view kalau lihat kebawah tangga.
Begini penampakannya, saya langsung cari tahu tempatnya dari IG Mas Dayat (foto credit : Mas Dayat)

Senangnya bisa sampai di parkiran motor, kami langsung menancapkan gas kembali ke Toyapakeh. Hari sudah malam dan gelap, jalanan yang sepi dan kiri kanan masih hutan dan pepohonan membuat suasana sedikit mencekam. Rasanya pengen buru buru sampai Toyapakeh, nggak kebayang kalau Penginapan kami jauh dari Toyapakeh pasti susah mau kemana - mana.

Sebelum kembali ke penginapan kami mampir untuk beli cemilan, air minum dan makan malam, untung lah ada salah satu tukang pecel ayam disini. Makanan yang cocok dilidah kami, pas makan siang tadi rasanya hhmmm... gimana yah pokoknya kurang cocok dilidah kami. Kalau kata Agung rata - rata makanan disini rasanya sama semua. 

Pantes lah Agung suruh saya cari Penginapan daerah Toyapakeh selain dekat dengan Pelabuhan disini ramai dan banyak yang jualan juga. Kami langsung bersih bersih dan istirahat karena besok kami masih akan mengeksplore Nusa Penida. Badan harus tetap fit dan sehat mengingat perjalanan yang lumayan dari satu spot ke spot lain lumayan jauh ditambah dengan jalanannya yang masih off road.

Comments

  1. Hotel di toyapakeh apa namanya ya? Masih ingat tidak? Atau ada contactnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Namanya lupa mba, gak ada do booking online coba hubungi mas dayat 081805368682.

      Delete
  2. Ga mampir ke bukit melonteng pantai atuh mba?

    ReplyDelete
  3. mba julie, minta info beli tiket pp bali yg murah kya mbajuli itu dong mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemarin beli di Tripedia No WA nya 085221208083 atau follow IG nya @trippedia Mba Cicis.

      Delete
    2. asli saya lihat murah2 disana. Tapi itu terpercaya ya kak Julie? Mau coba tapi masih ragu kemaren-kemaren

      Delete
    3. Terpercaya kok mba soalnya saya sudah beli sendiri trus bulan lalu teman ada yg beli lagi untuk ke Bali.

      Delete
  4. Mbak jul, nama kapal yang ke Nusa Penida dan sebaliknya namanya apa ya? soalnya saya cari info ada kapal Maruti Express tapi harganya 250.000/orang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemarin dari Sanur naik Dwi Manunggal 100K, justru Maruti Ekpres lebih murah 75K. Kemarin Malah direkomendasiin sm Mas Dayat Guide disana u naik Maruti Ekpres tapi kita naik yg duluan jalan. Untuk pulangnya kemarin dari Lembongan Mas, Lupa nama kapalnya.

      Delete
    2. mbak jul beli tiket fasboat disana ada semacam counternya kah?
      Soale liat online 250Rb maruti express

      Delete
    3. Ada mas counternya per nama fast boat, kalau beli langsung sih murah 100k & kapal pasti ada kecuali hari raya besar disana. Info dr Mas Dayat bisa booking melalui dia harganya 75k tp harus sampai sanur sebelum jam 7. Contact langsung ke Mas Dayat aja yah +62 818-0536-8682 beliau orangnya helpfull kok :)

      Delete
  5. start perjalanan dari penginapan jam berapa kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk hari pertama krn langsung nyebrang dari Sanur jadi kami start jam 10 mba dr penginapan di daerah Toyapakeh & hari ke dua start jam 8.30 pagi.

      Delete
    2. gak ada review buat hari kedua dan seterusnya selama beberapa hari disana yah? menarik sekali sepertinya, jadi ingin tahu lebih banyak :)

      Delete
    3. Ada kok mba dipostingan saya setelah ini, ada Pantai Atuh, Rumah Molenteng, Spot snorkling di Nusa penida trus lanjut nyebrang ke Ceningan & Lembongan,di Balinya ke Ubud & Desa Penglipuran :)

      Delete
  6. Mba lebih murah mana trip sendiri ala2 backpacker apa langsung ikut privat trip??? Mohon infonya ya. Bulan depan awal mau ke Nusa Penida. Trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mba Dinny kalau menurut saya kalau jalannya bareng teman - teman lebih baik jalan ala backpacker sendiri saja jadi biaya sharing costnya lebih murah & waktunya juga lebih flexible.

      Delete
  7. Mba lebih murah mana trip sendiri ala2 backpacker apa langsung ikut privat trip??? Mohon infonya ya. Bulan depan awal mau ke Nusa Penida. Trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saran mbk ya mendingan ikut trip, mengingat banyak hal yang dilakukan jika spt backpacker hanya 325rb sudah bisa ke Nusa denan paket lengkap lo mbk. Dijamin pasti memuaskan. kalau dengan saya cukup murah saja. kalau pelayanan tidak memuaskan tidak usah dibayar itu jaminan kami mbk dinny. ini web kami ya mbk. https://www.rajahutantour.com/

      Delete
  8. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  9. Yang berminat Tour ke Nusa Penida hubungi kami di +6282341054377 WA: +6281805487066
    https://www.rajahutantour.com Ke Nusa Penida tidak lagi mahal dengan hanya 325ribu sudah bisa half day dengan fasilitas tiket fastboat PP, mobil driver dan BBM, makan siang dan air mineral. Semoga infoTour Nusa Penida bisa Anda dapatkan disini! Terima kasih

    ReplyDelete
  10. liat fotonya ko berasa kenal, coba baca ulang url nya.
    oh oke, emang pernah ketemu hehe

    halo mba julie.. saya bugi yg waktu itu trip ke menjangan hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo juga Boegie ...btw ini klw gak salah Boegie suaminya April kan yah !

      Delete
    2. iya betuuul hehe
      btw terakhir ke nusa penida kapan?

      nanya dong, untuk sewa motor disana gampang apa mendingan booking dulu dari awal? ada nomor kontak disana ga?

      Delete
    3. Ke Penida persis satu tahun yg lalu, sewa motor disana kata temen yg uda 3 x kesana gampang. Cuma waktu itu biar pas nyampe ga ribet cari2 sewa motor, kita booking dan klw booking ke dia ga perlu DP juga. Klw mau kesana contact mas Dayat aja +62 818-0536-8682. Dia bisa beliin tiket kapal, sewa motor, penginapan, snorkling & guide. Coba aja kepoin dia di IG nya @dayat_nusapenida .

      Delete
  11. Shaloom ka julie.. So interest sama story travell backpackernya nih..
    Ka juul salam kenal saya bondi dari bandung.. Mau nanya juga nih saya kan tinggal di Bandung? Klo mau ke nusa penida ada agent travel yg terpercaya kenalan ka julie ga?
    apa harus first fighter dulu dr bandung ke bali ka? Mohon pencerahannya ya ka..thNk u

    ReplyDelete
    Replies
    1. Shaloom Juga Bondi, Puji tuhan kalau ceritanya bikin interest hehehe... Kalau mau ke Nusa penida sendiri bisa banget kok. Disana bisa hubungi Mas Dayat di +62 818-0536-8682 nanti dibimbing sama beliau mulai nyebrang dari pelabuhan Sanur sampai di Nusa Penida. Beliau juga nyediain jasa guide, kalau sendiri bisa motoran nanti diboncengin. Pokoknya Mas dayat bisa bantu bookingin tiket kapal penyebrangan, sewa motor, Penginapan budget backpacker, snorkling dan Guide. Semoga jawabannya bisa jadi pencerahan, Gbu :)

      Delete
  12. Klo mau pake trip gitu untuk 2 orang kira2 harganya berapa yaaaa mba juli?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo Mba Anggi klw mau ngetrip u 2 orang kesana bisa langsung contact mas dayat. Info dr beliau u bulan2 ini agak susah krn high season & susah dapat tiket fash boat yg keberangkatan pagi.

      Delete
  13. mba julie dari bandara ke pelabuhan sanurnya naik apa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemarin karena kita flight malam jadi menginap semalam di daerah Sanur, paginya ke Pelabuhan Sanur order Grab Car.
      Dari Bandara bisa naik Taxi atau Grab Car :)

      Delete
  14. Sis, sebenarnya banyak ga sih rental motor berikut drivernya di nusa penida? Soalnya saya ga bisa ngendarain motor nih 😂😂 kalo mmg banyak, bisa kan ya pas on the spot aja nyewa motor sama drivernya? Tahu biasa kisaran harganya berapakah?
    Thx ya infonya. Gbu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sewa motor disana banyak tapi saya kurang tahu apakah mereka bisa sekaligus dengan drivernya juga atau tidak. Kalau mau sewa motor di Mas Dayat bisa sekaligus dengan drivernya karena teman saya sebelumnya juga minta sekalian diboncengi. Untuk harga berikut driver saya kurang tahu, Mba nya bisa langsung hubungi mas Dayat. Lebih baik booking dulu untuk mempersiapkan orang yang akan mengantarkan keliling NusPed. Gbu too :)

      Delete
  15. Mbaa, kalo minta tolong Mas Dayat ngasih ke Mas Dayatnya berapa ik mba? hehehe. Beliau ada tarif tersendiri atau gimana mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Mas... maksudnya minta tolong jadi guide atau gimana yah? kalau jadi guide ada tarifnya tapi saya kurang tahu berapa karena kemarin kita eksplore NusPed jalan sendiri. Tahun lalu minta tolong beliau untuk cariin kapal snorkling sekalian nyebrang ke Ceningan Lembongan, booking penginapan & sewa motor.

      Delete
  16. hallo kak julie, mau nanya nih hehe kalau dari pelabuhan ke destinasi yg viewnya bagus naik motor jauh gak sih kak? kira2 brp lama? kondisi jalanannya gmn kak? soalnya ada rencana mau ke sana desember berdua sm mamaku hehe thankyou sebelumnya kak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dermaga nya di Toyapakeh tempat Kaka kemarin nginap, jarak yg terdekat dari situ Crystal Bay, yg lainnya lumayan jauh perjalanan bisa satu jam an. Untuk beberapa spot waktu itu jalannya masih jelek (bebatuan) dan untuk sampai di pantainya harus turun naik tangga cukup melelahkan. Saran dr Kaka kalau mau ajak Mama jangan ke Nusa Penida karena capek banyak turun naik tangga apalagi naik motor lumayan pegel dijalan, kalau mau mending ke Ceningan & Lembongan aja.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kini Akses Menuju Geopark Ciletuh Lebih Mudah dan Cepat Melalui Jalur Loji

Kemping Ceria di Hutan Pinus Loji Bogor