Pulau Sempu Surga Kecil di Kota Malang

Pulau Sempu

Pulau Sempu adalah salah satu tempat yang ada di Wish list yang pingin Gw kunjungi. Keindahan Pulau sempu bikin hati Gw jatuh hati & penasaran ingin menginjakan kaki disana. Beberapa teman Gw ajak kesana tapi pada nga bisa karena waktu & ada juga yang nga mau karena mendengar kalau sekarang Pulau Sempu tidak seindah dulu. Sempat sedih juga sih dengar Pulau Sempu sekarang sudah kotor karena sampah sampah orang yang camping disana. Awal bulan April salah satu teman Gw Heru Cerita kalau dia & 4 orang temannya akhir bulan Mei mau ke Pulau Sempu. Sontak gw excited banget karena ketemu orang yang mau kesana, Gw langsung minta untuk bisa ikutan & akhirnya Gw dibolehin ikut. Tanpa ber lama lama kita langsung  booking Tiket Kereta PP ke Malang, Untuk Perginya kita naik Kereta Matarmaja dengan Harga Rp. 120.000,- dan pulangnya kita naik kereta Jayabaya dengan harga tiket Rp. 230.000,-

Sabtu Tanggal 30 Mei kita akan memulai perjalanan menuju Malang dari Stasiun Senen, Kereta kita berangakat Pukul 15.15. Gw orang pertama sampai di Stasiun Ps. Senen, Heru dkk masih dalam perjalanan karena mereka harus kerja setengah hari di Hari Sabtu. Jam 14.30 mereka masih belum nongol juga, Gw WA heru masih belum dibaca & mau telfon pulsa telfon lagi nga ada. 15 menit berlalu mereka masih belum datang akhirnya Gw WA Agung minta tolong untuk telfon Heru. Agung bilang telfonnya nga diangkat, Gw jadi Sport Jantung karena penumpang yang lain sudah masuk ke dalam Kereta. Selang beberapa menit Heru WA nanya posisi Gw sekarang, Gw bilang kalau uda standbye depan pintu masuk kereta Matarmaja. Duhh Heru last minute baru datang kan Gw jadi sedikit kesal karena takut ketinggalan kereta hehehe... katanya sih tadi kesulitan cari tempat parkir motor, Ok akhinyanya kita ber enam langsung masuk kedalam Kereta.

St. Senen
Candid

Ngantuk berat
Sunset
Perjalanan ke Malang yang kita tempuh kurang lebih 18 jam Gw pakai untuk tidur, 2 butir antimo langsung Gw minum mulai dari Jakarta supaya Gw bisa tidur nyenyak. Di Perjalanan kereta kita mengalami Musibah, sekitar jam 4 pagi keadaan masih gelap mendadak kereta berhenti. Kita berfikir kalau kereta mengalami gangguan karena Masinis dan beberapa pegawai keretanya turun melihat ke bawah rel yang ada pas dibawah gerbong kita. Heru keluar cari tahu keadaan diluar & pas dimasuk kita shock pas dengar kalau kereta berhenti karena ada ibu  yang kelindas kereta sampai meninggal tepat dibawah gerbong kita. Ya tuhan tragis banget tapi menurut cerita orang kalau si Ibu duduk dipinggir kereta & bajunya kotor seperti orang yang Linglung. Akhirnya jenazah dibawa kedalam kereta dan di Stasiun Kediri diturunkan untuk proses kepolisian.
St. Malang
Karena kejadian tersebut kereta kita telat sampai Malang, jam 08.30 baru sampai di Stasiun Malang. Kita langsung cari angkot untuk disewa sampai Sendang baru sambil nunggu orang yang mengantar Perlengkapan untuk camping yang kita sewa disana. Untuk penyewaan perlengkapan camping Gw dapat info dari Rangkum, kita sewa di Kubu contact personnya Mas Angga No Hp nya 085236252523 Setelah Nego akhirnya kita dapat angkot dengan harga Rp. 270.000,- angkotnya tidak langsung ke Sendang biru di Pasar Turen kita pindah angkot karena katanya dari Pasar Turen itu adalah jatah angkot disana. Si angkot pun minta ijin untuk angkot menaikkan penumpang yang akan ke Sendang biru, ya ngapapa lha sekalian buat tambahan pemasukan dia juga. Untuk contact supir angkotnya Gw hanya save supir dari pasar Turen ke Sendang biru namanya bapak Imam No Hp nya 081252712489. Untuk biaya sewa angkot, sewa tenda, logistik, nginap 1 hari di Malang dan lain lain kita sharing cost per orang Rp. 300.000,-.

Sekitar jam 1 siang kita sampai di Sendang biru, kita langsung di turunin di tempat pelelangan ikan. Pak imam langsung ngenalin kita ke tempat penyewaan kapal & guide untuk masuk ke dalam Pulau Sempu. Dan dia juga meminta uang Rp.30.000,- katanya sih tiket masuk kesini per orangnya Rp. 5.000,- agak aneh sih tapi Gw lagi malas berdebat. Gw diantar oleh Guidenya ke Polisi Hutan untuk SIMAKSI dan Polhutnya minta uang Rp.50.000,- untuk semuanya. Biaya untuk sewa kapal Rp. 120.000,- itu untuk pulang pergi jadi disarankan kita mencatat no HP kapalnya untuk jemput kita lagi. Sedangkan jasa Guide Rp. 150.000,- kalau pulangnya mau di Guide lagi Rp. 200.000,-.

List Harga Penyewaan

Jalan ke Sendang Biru


Harap Lapor
Dermaga Tempat Pelelangan Ikan
Sendang Biru
Heru
Jarak dari Sendang biru ke Pulau Sempu sangat deka jadi nyebrang hanya 10 menit saja. Air lautnya Biru mungkin karena itu namanya sendang biru yah hehehe.

Banjir neng
Yuhuuu nyampe
Let's Get lost
Oke sekarang waktunya untut Let's Get lost katanya untuk sampai Segara Anakan treking selama kurang lebih 3 jam. Untung cuaca cerah dan malamnya nga hujan karena katanya kalau hujan kita bisa lewatin lumpur sepaha & treknya jadi licin.

Pohon tumbang
Treknya
Uda mau sampai
Hhmm treknya lumayan juga yah, banyak pohon besar yang tumbang & akar akar pohon yang besar. Waktu yang kita tempuh  sampai Segara Anakan adalah 2 Jam, lumayan cepat juga mungkin karena jalannya sama Cowo cowo jadi kebawa cepat juga kali yah. Oh yah dari antara kita ber enam cuma Gw cewe sendiri.

Sempu ( Foto credit : Heru )
Sempu ( Foto credit : Heru )
Ada jemuran
Pertama kali menginjakan kaki di Segara Anakan Gw langsung terkesima melihat keindahannya, aduh Laguna nya itu seakan akan memanggil Gw untuk cepat cepat berenang. Cowo cowo langsung cari tempat untuk mendirikan tenda & untungnya pas kita datang yang ngeCamp tidak banyak & nga kaya pasar.
Pasang tenda
Selesai mendirikan tenda kita langsung makan, kita makan nasi bungkus yang kita beli di Tempat pelelangan ikan. Gw nga sabar untuk explore pulau kecil ini, Gw & Heru langsung ke atas. Cari spot dimana banyak orang orang suka posting di Sosmed hehehe ...
Nadine KW >.<
Narsis biar eksis
View
Sendal jepit
Puas Foto foto di atas Gw dan  Heru kembali ke bawah karena kita lihat dari atas teman teman Heru sudah pada asik berenang pakai Ban Kasur yang sengaja Gw pinjam dari Endang. Gw langsung buru buru ganti baju pake tank top biar kalau basah cepat keringnya.

Lumayan sepi


Berasa kolam pribadi :D

Karena hari uda semakin sore dan mulai gelap akhirnya kita selesai main air di Lagunanya. Teman teman sibuk menyiapkan makanan malam, karena Hendra dan Jajang beli kentang mentah dari Jakarta akhirnya mereka goreng kentangnya lumayan lha jarang jarang ngeCamp makan kentang goreng pake sambal jadi berasa di KFC. Kita pun makan Mie rebus yang kita bawa, mie rebus tuh uda makanan yang paling praktis dan kudu harus di bawa pas lagi ngecamp. Karena Gw cape belum istirahat akhirnya Gw ijin untuk tidur duluan, yang lain masih pada asik begadang menikmati angin laut. Paginya teman teman Heru uda pada keluar dari Tenda mereka uda naik ke atas untuk foto foto lagi karena kemarin mereka belum sempat untuk foto foto. Gw dan Heru langsung menyusul ke atas, di atas rame banget. Banyak orang yang sibuk foto foto bawa Spanduk dari komunitas masing masing, Si Heru juga bawa kertas Kosong dan Spidol katanya mau nulis kata kata untuk pacarnya si Mey :D
Turis lokal :p
eheemm ...
With si Heru
Belakang laut lepas
Here we are :)

Ok Kita pun kembali kebawah karena di Tenda kita banyak makanan jadi monyet pada datang ngerebutin tenda kita. Di bawah kita masak untuk sarapan dan selesai sarapan kita berenang lagi sebelum pulang. Bahagianya bisa ngerasain udara pagi yang masih segar di Pulau Sempu rasanya masih pengen tinggal lagi tapi sayang nga ada air tawar jadi bikin nga betah kalau selesai berenang.

Pagi di Pulau sempu
Hijau
Nga terasa uda jam 10 pagi dan kita harus siap siap untuk packing dan kembali ke Sendang Biru. Cowo cowo pada sibuk bongkar tenda dan Gw cuma bisa bantu ngeliatin aja hehehe ...

Selesai bongkar tenda
Foto dulu sebelum pulang
Tetap narsis
Istirahat

Selesai bongkar tenda kita pun mengumpulkan semua sampah bekas makanan dan minuman yang kita bawa kemarin. Untuk teman teman yang mau ke Pulau Sempu jangan lupa bawa kantung plastik sampah yang besar yah untuk tempat sampah. Bawa kembali sampah kita ke Luar Pulau karena yang Gw liat disana ada satu tempat seperti galian tanah yang isinya sampah semua. Jadi mungkin ada beberapa yang nga sadar lingkungan membuang sampah di sana dan Gw juga melihat pemandunya membuang sampah di situ dan sampahnya di bakar. Si Angga bertugas untuk membawa kantung sampah kita, di Perjalanan kita sempat ke sasar karena banyak sekali jalan yang bercabang. Akhirnya kita berhasil keluar dari jalan entah kemana ujungnya. Untung lha ada pengunjung lain yang mau ke luar Pulau Sempu juga jadi kita mengikuti mereka dari belakang. Perjalanan pulang jadi lebih lama dan memakan waktu 3 jam. Dan akhirnya kita keluar dari dalam hutan, Gw langsung menghubungi tukang kapal yang kemarin untuk menjemput kita.
Perahunya uda datang
Perahu juga bisa mogok
Perahu No. 22 hehehe

Sampai di Tempat pelelangan ikan kita langsung bergantian mandi di Toilet umum karena badan dan rambut lengket. Sambil nunggu yang lain mandi sebagian ada yang makan siang juga, selesai makan dan mandi kita jalan keluar tempat pelelangan ikan ke arah sendang biru untuk nunggu angkot. Jam 3 sore angkot baru datang, oh yah angkot disini jarang sekali dan katanya hanya sampai jam 4 sore. Jadi lebih baik kalau kita datang dengan menyewa angkot pulangnya kita minta dijemput saja. Karena kita mau mencoba untuk ngeteng jadi kita nunggu angkot hampir 2 jam di Sendang biru. Ongkos dari Sendang Biru ke pertigaan Dampit atau Pasar Turen Rp. 25.000,-  sebenarnya ongkosnya Rp. 20.000,- pas Gw tanya sama beberapa penumpang tapi karena kita Wisatawan jadi kata supirnya kita harus bayar Rp. 25.000,-. Dari pada lama debat sama tuh Supir akhirnya kita kasih juga Rp. 25.000,- dari pertigaan Dampit kita naik Bis  Jurusan Dampit - Malang ongkosnya Rp. 10.000,- Kita turun di Terminal Gadang Malang. Dari Terminal Gadang kita naik angkot lagi ke St. Malang karena kita mau cari penginapan di Sana, ongkosnya Rp. 5.000,-.

Uda pada cape

Sampai di St. Malang sudah malam dan kita langsung cari makan, Gw pun janjian sama Mas Angga untuk mengembalikan tenda dan yang lainnya. Kebetulan di dekat St. Malang ada bapak bapak yang  nenawarkan penginapan nga jauh dari situ, harganya murah hanya Rp. 100.000,- satu kamar ada 6 tempat tidur. Jadi itu Barak punya TNI yang di sewakan, cocok lha untuk backpacker yang pulang dari Semeru or Sempu.
Wisma Bhaswara
Lumayan kamarnya nyaman

Kita ngeDrop barang barang disana karena setelah itu kita mau ke UIN Malang, adenya Angga mau meminjamkan motor untuk kita supaya kita bisa jalan jalan sebentar ke kota Batu. Karena waktu kita sedikit jadi kita cuma nongkrong sebentar di Alun alun batu dan Paralayang setelah itu kita kembali ke Malang karena kita harus istirahat.

See you Malang

Selasa pagi kita siap siap packing karena kereta kita jalan jam 12 siang, jam 10 kita sampai di St. Malang. Kita pun makan dulu sebelum kereta datang dan beli ole ole di dekat St. Malang. Kita pun masuk ke dalam Stasiun karena kereta Jayabaya sudah datang. Akhirnya Trip Pulau Sempu berakhir sudah, ada satu cerita baru dan pengalaman baru lagi. Semoga bisa kembali lagi ke Malang untuk mengeksplore pantai di Daerah Banyuwangi atau ke Museum Angkut.



Thank You Malang :)


Comments

  1. Menari. Pantai sendang biru dangan pulau sempunya yang indah nan menawan. Salam kenal dari Rental Mobil Malang, http://rentalsewamobilmalangbatu.com/, Simpati 082141 555 123

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Backpacker ke Nusa Penida Bali

Kini Akses Menuju Geopark Ciletuh Lebih Mudah dan Cepat Melalui Jalur Loji

Kemping Ceria di Hutan Pinus Loji Bogor